Bagaimana cara kerja solar water heater dan cara merawatnya

Bagus banget nih untuk kamu yang punya solar water heater agar tau bagaimana cara kerjanya dengan baik. Dari pada beli water heater jenis ini tapi ngga tau cara kerjanya gimana terus harus diapain, lebih baik baca artikel ini agar tau bagaimana mengunakannya dan merawatnya dengan baik dan hati hati. Yukk langsung aja baca artikelnya sampai selesai jangan sampai ada yang terlewat satu kata pun.

Bagaimana cara kerja solar water heater dan cara merawatnya1

 

Cara kerja Solar water heater – Salah satu sistem pemanas air populer yang paling banyak digunakan dalam rumah tangga maupun gedung perkantoran adalah solar water heater. Berbeda dengan pemanas air dari listrik maupun gas, sistem ini memakai panel tenaga surya atau yang sering dikenal sebagai kolektor.

Komponen kolektor ini nantinya akan dipasang di atap gedung atau rumah yang mampu terkena sinar matahari secara langsung. Tenaga matahari yang sudah terkumpul nantinya bisa dipakai untuk memanaskan air. Proses pemanasan air tersebut juga memanfaatkan sebuah komponen yang disebut dengan silinder atau tabung. Tabung ini dipakai untuk tempat menyimpan air panas yang nantinya akan dialirkan menggunakan pipa air.

Kelebihan dalam memakai sistem solar water heater ini adalah karena sinar matahari dapat menjadi sumber tenaga yang gratis, relatif aman, serta tak terbatas. Walaupun musim di Indonesia sendiri ada musim penghujan, namun kebutuhan air panas dapat dibantu dengan pemanas cadangan dengan daya listrik.

Begini cara kerja solar water heater

Sistem kerja solar water heater dibantu oleh yang namanya tabung air panas atau storage tank yang fungsinya hampir sama seperti sebuah termos. Kemudian tabung tersebut akan disambungkan dengan sebuah panel konektor yang fungsinya sebagai tempat untuk memanaskan air. Panel ini terdiri dari plate absorber yang bertindak seakan sebagai kompor serta pipa-pipa penghubung yang mengalirkan air panas dari panel konektor ke tabung air.

Pipa air dingin yang menuju ke tabung air mengalir ke panel konektor ini dan terjadilah proses pemanasan air. Panas air yang ada di dalam tabung bersuhu sekitar 60 derajat Celsius dan karena adanya dorongan air dingin, maka air panas itu akan mengalir menuju ke kran. Proses ini juga ada percampuran antara air panas dengan air dingin agar didapat suhu air panas yang aman dan tidak berlebihan.

BACA JUGA : Handal Water Heater

Perawatan solar water heater

Cara merawat solar water heater agar tetap awet bisa dilakukan dengan tips berikut ini:

  1. Cek berkala tiap 1 hingga 2 bulan dengan cara:
  • Periksa apakah ada kerusakan secara fisik di rangkaian mesin pemanas airnya.
  • Bersihkan semua debu yang menumpuk pada unit mesin termasuk di bagian aliran pipa.
  • Cek apakah apakah tidak ada kebocoran dalam semua komponen dan apakah komponen masih dapat bekerja dengan benar.
  • Cek apakah air vent masih berfungsi dengan baik karena komponen ini penting sebagai pendingin uap panas jika terjadi suhu panas berlebihan.
  1. Cek setiap 2 hingga 6 bulan
  • Memeriksa pompa kontrol untuk memastikan suplai air lancar. Pipa air juga perlu diperiksa untuk menghindari kebocoran akibat korosi.
  • Unit solar water heater perlu dikuras dengan mengganti airnya.
  • Cek bagian-bagian ini: pressure valve, one way valve, dan check valve.

Cara kerja solar water heater dan perawatannya tersebut penting untuk diketahui agar unit mesin dapat bekerja dengan baik.

 

Berdasarkan sistem cara kerja yang dipakai, pemanas air tenaga surya ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu:
1. Pemanas air tenaga surya sistem pasif
2. Pemanas air tenaga surya sistem aktif

1. Passif – Solar Water Heater : Pemanas air tenaga surya pasif

Sesuai namanya pemanas air jenis ini memanfaatkan sinar matahari sebagai energi untuk memanaskan air. Dikatakan pasif karena jenis ini sama sekali tidak membutuhkan energi lain dalam proses produksi air panas. Dengan kata lain 100% mengandalkan tenaga sinar matahari.

Pemanas air jenis ini terdiri 2 komponen utama, yaitu panel kolektor dan tangki penyimpan, yang terhubung oleh dua pipa. Pada panel kolektor terdapat penutup kaca yang berfungsi menangkap panas sinar matahari yang didalamnya terdapat susunan rangkaian pipa tembaga sebagai jalur air yang dibalut sirip-sirip penyerap panas (absorber). Sedangkan tangki berfungsi seperti termos untuk menampung air panas agar panasnya tahan lama.

 

  1. Active – Solar Water Heater: Pemanas air tenaga surya aktif

    Sama seperti pemanas air tenaga surya sistem pasif, pemanas air tenaga surya sistem aktif tetap memanfaatkan energi matahari untuk proses pemanasan airnya, hanya saja untuk pendistribusian air panas dan air dinginnya tetap memerlukan tenaga listrik untuk menggerakkan pompa dan perangkat kontrol otomatisnya.

 

Pemanas air tenaga surya sistem aktif, dirancang untuk keperluan air panas dalam skala besar, seperti hotel-hotel, spa, rumah sakit dan apartemen. Karenanya sistem aktif ini memerlukan komponen pendukung yang lebih kompleks dan kapasitas tanki penampungan yang jauh lebih besar.

Pada kondisi khusus / darurat, seperti cuaca hujan atau mendung berhari-hari, sementara kebutuhan akan air panas justru meningkat, sistem ini dilengkapi pemanas air  energi listrik, gas atau heat pump sebagai emergency backup-nya. Berikut skema sistem jenis ini yang dilengkapi heat pump sebagai emergency backup-nya.