Tue. Dec 1st, 2020
Beberapa Faktor Penyebab Bayi Lahir Prematur

Masa kehamilan normalnya terjadi selama 36 minggu atau selama 9 bulan. Pada masa tersebut, bayi akan memiliki perkembangan yang sempurna baik secara organ maupun yang lainnya. Sehingga pada masa usia kandungan tersebut bayi siap dilahirkan ke dunia. Tetapi ada beberapa kejadian dimana bayi akan dilahirkan sebelum masanya. Dimana kejadian tersebut disebut dengan kondisi bayi yang lahir prematur.

Bayi lahir prematur merupakan kondisi bayi lahir sebelum masa kelahiran yang semestinya. Dimana biasanya kondisi ini dialami oleh bayi yang lahir kurang dari 37 minggu. Pada kondisi kelahiran prematur, beberapa organ bayi belum terbentuk sempurna. Sehingga pada saat bayi lahir prematur, membutuhkan penanganan yang sempurna. Hal tersebut dilakukan untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan hidup dari bayi tersebut.

Bayi lahir prematur akan memiliki ukuran yang berbeda dengan bayi yang lahir normal. Dimana bayi lahir prematur  akan memiliki ukuran kepala yang lebih kecil dibandingkan bayi yang lahir normal. Selain itu, bayi lahir prematur akan memiliki ukuran dan berat tubuh yang berbeda dengan kondisi bayi yang lahir dengan normal. Sehingga bayi yang lahir dalam kondisi ini akan lebih mudah dan rentan terhadap penyakit. Sebab itu, bayi lahir prematur akan mendapatkan perawatan yang intensif.

Bayi lahir prematur akan cenderung lebih mudah terkena penyakit. Hal ini dikarenakan bayi tersebut belum memiliki organ tubuh yang lengkap. Selain itu, bayi lahir prematur akan memiliki beberapa masalah terhadap organ tubuhnya. Salah satunya adalah pada organ pernapasan maupun pada organ otak pada bayi tersebut. Sehingga saat bayi lahir prematur, akan masuk kedalam ruang bayi dan mendapatkan perawatan intensif terlebih dahulu.

Mengapa bayi lahir prematur? Beberapa faktor dapat menjadi penyebab kelahiran prematur tersebut. Salah satunya adalah usia sang ibu saat kehamilan sang bayi. Dimana usia sang ibu terlalu muda atau terlalu tua dalam memiliki anak. Selain itu, faktor komplikasi selama kehamilan berlangsung dapat memicu kondisi ini. Seperti misalnya sang ibu memiliki penyakit bawaan.

Kelahiran bayi lahir prematur juga dapat terjadi pada kondisi kehamilan anak kembar. Pada kondisi ini, sang ibu akan lebih mudah melahirkan anaknya secara prematur. Sehingga biasanya bayi lahir prematur dialami pada kasus kehamilan anak kembar. Terutama ketika sang ibu memiliki riwayat keguguran maka bayi lahir prematur lebih mudah terjadi. sehingga beberapa kondisi tersebut menyebabkan terjadinya bayi lahir prematur.

Bayi lahir prematur juga ditandai dengan kondisi dimana sang ibu mengalami stress selama kehamilan. Kondisi ini akan menyebabkan bayi akan lahir prematur dan juga kondisi kehamilan yang tertekan. Sehingga penting bagi sang ibu untuk menjaga kesehatan fisik dan psikis selama masa kehamilan berlangsung.