Mon. Jun 14th, 2021
ibu hamil

Ada banyak wanita yang tidak paham langkah hitung umur kehamilan. Walau susah ditegaskan secara tepat karena kita tidak dapat mengetahui kapan persisnya pembuahan terjadi, umur kehamilan bisa diprediksi dengan cara-cara.

Untuk cara menghitung usia kehamilan, sistem yang sering dipakai sekarang ini dengan berpatok ke tanggal menstruasi paling akhir. Hari awal haid paling akhir (HPHT) dipandang seperti hari awal umur kehamilan.

Umumnya seorang wanita akan jalani kehamilan sekitaran 280 hari atau 40 minggu semenjak HPHT. Asumsi jika HPHT sebagai hari awal kehamilan masih tetap dipandang cukup tepat, walau umumnya pembuahan baru memulai terjadi sekitaran 11 – 21 hari sesudah tanggal itu.

Ini Langkah Hitung Umur Kehamilan

Ketahui umur kehamilan penting untuk memprediksi waktu kelahiran. Saat hari prediksi lahir (HPL) telah ditetapkan, tanggal kelahiran bayi ada di kurun waktu di antara dua minggu sebelum serta dua minggu sesudah HPL.

Untuk ketahui langkah hitung umur kehamilan, di bawah ini beberapa langkah yang dapat dilaksanakan:

Berdasar hari awal haid paling akhir (HPHT)

ibu hamil

Langkah terkenal untuk hitung umur kehamilan dengan tentukan tanggal menstruasi paling akhir saat sebelum hamil. Sistem ini dikenali bernama rumus Naegele. Langkah ini dipandang terbaik untuk beberapa wanita yang mempunyai transisi haid teratur 28 hari.

Sebelumnya, tetapkan tanggal HPHT selanjutnya tambah 40 minggu dari tanggal itu untuk tentukan prediksi hari persalinan. Ini dilandasi ke anggapan jika kehamilan umumnya ditempuh sepanjang sembilan bulan alias 40 minggu atau 280 hari. Dengan ketahui prediksi hari kelahiran bayi, karena itu umur kehamilan dapat dijumpai.

Berikut replikasi perhitunganganya:

– Tetapkan hari awal haid paling akhir (HPHT)
– Tambah setahun
– Tambah tujuh hari
– Mundurkan 3 bulan

Jadi jika HPHT tanggal 22 Juli 2018, perhitungannya jadi:

– 22 Juli 2018 + satu tahun = 22 Juli 2019
– 22 Juli 2019 + 7 hari = 29 Juli 2019
– 29 Juli 2019 – tiga bulan = 29 April 2019

Berdasar rumus itu, tafsir hari kelahiran bayi ialah tanggal 29 April 2019.

Walau gampang dan cukup tepat, sistem ini tidak dapat diaplikasikan pada wanita yang tak ingat kapan HPHT-nya atau yang mempunyai transisi menstruasi tidak teratur.

Berdasar USG

Pada kondisi di mana langkah di atas dipandang tidak memberinya hasil yang tepat, misalkan bila haid tidak teratur, kamu bisa berkunjung dokter untuk tentukan umur kandungan. Dokter kandungan akan lakukan pengecekan fisik dan USG transvaginal untuk tentukan umur kehamilan lebih tepat.

Hasil USG dalam hitung umur kehamilan lebih tepat bila dilaksanakan di saat-saat awalnya kehamilan. Ini karena dalam beberapa minggu awal, janin condong berkembang dengan kecepatan yang serupa.

Tetapi bersamaan pertambahan umur kehamilan, tingkat perkembangan janin dapat berbeda. Perkembangan dapat cepat pada bulan tertentu, tetapi dapat melamban pada bulan selanjutnya. Oleh karenanya, pengecekan USG yang sudah dilakukan di trimester akhir kehamilan tidak diperuntukkan untuk tentukan umur janin, tetapi untuk mengawasi apa janin tumbuh secara baik.

Hitung umur kehamilan penting untuk memprediksi waktu kelahiran bayi. Langkah yang umum dipakai ialah penghitungan HPHT dan pengecekan USG. Tetapi, hasil ke-2 nya bisa saja berbeda, karena masing-masing mempunyai keadaan yang lain untuk memperoleh hasil tepat.

Tetapi tidak boleh cemas, dokter kandungan terus akan mengawasi kehamilan kamu dan memberitahu kamu jika Sang Kecil akan lahir. Itu penyebabnya, pengecekan kehamilan dengan teratur ke dokter kandungan perlu dilaksanakan. Saat konsultasi ke dokter, kamu bisa juga minta anjuran dokter berkaitan hal yang perlu dijauhi saat hamil tua.