Prinsip Dasar Latihan Daya Tahan Tubuh

Prinsip Dasar Latihan Daya Tahan Tubuh

Prinsip Dasar Latihan Daya Tahan Tubuh

Pengertian Latihan

Latihan adalah proses sistematis yang diulang secara teratur, selalu meningkatkan beban.

Tujuan Utama Latihan

Selain untuk kesehatan dan kebugaran jasmani atlet, tujuan utama dari olahraga adalah performa yang maksimal. Sesuai dengan tujuannya, urutan fokus latihan adalah sebagai berikut:

Pembentukan kondisi fisik (struktur fisik). Diantara unsur-unsur yang perlu dibentuk dan dikembangkan yaitu:

  • Kekuatan
  • Kecepatan
  • Ketekunan
  • Kelincahan
  • Fleksibilitas
  • Kecepatan (akurasi)
  • Keseimbangan dan koordinasi
  • Pelatihan teknik (struktur teknis)
  • Formasi taktis (konstruksi taktis)
  • Pendidikan rohani (spiritual edification)
  • Pembentukan kedewasaan kejuaraan

 

Beban Pelatihan

Latihan beban atau materi atau beban latihan adalah suatu bentuk latihan fisik dan mental bagi atlet untuk mencapai prestasi atletik. Bentuk-bentuk latihan dapat dilakukan dengan berbagai cara: senam jari, angkat berat, latihan eskalasi, dll.

Dua cara untuk memahami beban latihan dapat dibedakan sebagai berikut:

1. Biaya eksternal (biaya eksternal)
Ini adalah beban latihan yang langsung terlihat secara nyata. Beban luar dapat dicirikan oleh karakteristik beban itu sendiri, misalnya:

  • Insentif pelatihan
  • Volume pelatihan
  • Durasi latihan
  • Latihan irama dll.

2. Beban Internal
Ini adalah beban latihan yang secara langsung mempengaruhi fisiologi atlet. Stres internal adalah stres eksternal yang dihasilkan oleh atlet dan yang mempengaruhi peningkatan denyut jantung.

Karakteristik Latihan

1. Intensitas: merupakan ukuran keseriusan latihan yang tepat.
Sebagai contoh:

  • Tunjangan dalam latihan kekuatan.
  • Kecepatan dalam hari pada jarak tertentu.
  • Jarak dalam latihan lempar.
  • Tinggi badan untuk latihan lompat dll.
  • Jika kita bisa berlari dengan kapasitas penuh sesuai kemampuan ini, berarti kita berlari dengan intensitas 100% (maksimal). Tingkat intensitas dapat dibedakan:

100 % atas lebih (110%) –    super maximal

100% penuh                    –    maxsimal

80% s/d 99%                   –    sub maximal

60% s/d 79%                   – medium

59% s/d ke bawah           –    law (rendah)

  • Volume: jumlah stres yang dinyatakan dalam satuan jarak, waktu, berat, stres latihan total.
  • Durasi: total durasi periode pelatihan (setelah periode istirahat).
  • Frekuensi: latihan dilakukan beberapa kali seminggu: dua, tiga atau enam kali. Kecepatan di mana suatu latihan dilakukan per set atau elemen latihan juga merupakan frekuensi. Jumlah pengulangan yang dilakukan untuk setiap set atau elemen latihan disebut kepadatan.
  • Irama: adalah irama latihan, misalnya: permintaan dan kemudahan suatu latihan atau keberuntungan suatu latihan. Sumber Rangkuman Terlengkap : KelasPJOK.com