Tue. Dec 1st, 2020
Sejumlah Ciri Anak Alergi Susu Formula yang Patut Dipahami Orang Tua

Pada masa kanak-kanak dan remaja, pertumbuhan tulang serta gigi merupakan waktu yang paling optimal. Bahkan dalam menunjang pembentukan tulag tersebut juga memerlukan kalsium. Kemudian salah satu sumber kalsium terbaik pada tulang adalah susu.

Ketika berusia 0-12 bulan, kalsium bisa diperoleh dari asupan air susu ibu. Setelah menginjak 1 tahun, orang tua baru bisa memberikan susu sapi. Bahkan tidak hanya susu sapi saja, melainkan juga dengan susu formula. Namun terdapat sejumlah kasus yang membuat bayi tidak cocok dengan susu formula tersebut. Terdapat ciri anak alergi susu formula yang harus dipahami.

Ciri Anak Tidak Cocok dengan Susu Formula

Pada dasarnya, semua orang tua tidak disarankan untuk memberikan susu formula pada bayi di bawah 1 tahun. Sebab, si bayi belum bisa mencerna semua isi dari nutrisi di dalam susu formula tersebut. Lebih tepatnya, ginjal dan sistem pencernaan si bayi belum siap mengolah gizi dari susu, selain ASI.

Selain itu, terdapat beberapa cara dalam meningkatkan ASI yang susa keluar, tidak lancar, dan bahkan sama sekali tidak keluar. Diantaranya adalah dengan rajin menyusui bayi, memijat payudara, kontak fisik dengan si bayi, dan menjauhi segala hal yang berpotensi menimbulkan stress.

Apabila ASI masih belum keluar juga, maka anda harus segera berkonsultasi ke dokter. Di sana, dokter akan memberikan solusinya, kecuali susu formula. Sebab, dokter pasti baru memperbolehkan anda memberi susu formula saat bayi lebih dari 1 tahun.

Di luar sana, sudah sangat banyak dijual susu formula bayi. Bahkan hampir semua produknya mempunyai kandungan protein, lemak, karbohidrat, mineral, dan lemak. Terdapat susu formula yang menggunakan bahan dasar susu sapi, namun ada pula yang menggunakan bahan susu kedelai.

Namun, terdapat ciri anak alergi susu formula atau intoleransi laktosa dikarenakan mirip. Meski demikian, sebenarnya kedua kondisi tersebut mempunyai perbedaan.

Kemudian, biasanya alergi pada susu formula tersebut terjadi pada saat kekebalan tubuh bayi tengah bereaksi pada salah satu protein di dalamnya. Bahkan, hal ini menjadi salah satu kondisi umum yang bisa dialami oleh bayi. Terutama pada tahun pertama sejak kelahirannya.

Sedangkan dengan kasus intoleransi laktosa, biasanya bayi mengalami kesulitan dalam mencerna laktosa pada susu tersebut. Biasanya, kondisi ini akan terjadi setelah muncul infeksi pada saluran pencernaan yang dikarenakan virus. Bahkan hal tersebut dapat berlangsung selama satu bulan. Kemudian diantara ciri anak alergi susu formula akan disebut di bawah

Ciri Anak Alergi Susu Formula, Diantaranya :

  • Timbulnya ruam merah pada┬ákulit, dan disertai dengan rasa gatal
  • Terjadi pembengkakan pada bibir, wajah dan sekitar mata
  • Reaksi alergi, salah satunya pilek
  • Sakit perut
  • Muntah
  • Diare,
  • Bahkan bisa terjadi BAB berdarah.